Cengeng Band-Mengenangmu

Minggu, 12 Mei 2013

Klik di sini untuk Download

Cengeng Band-MAAF

klik di sini untuk download

TUGAS E-COMMERCE

Kamis, 09 Mei 2013

                                            NAMA : HERDIYANTO P.S GADDY
                                            NIM     : 11110076




          1. Bagaimana logikanya biaya mengelola pelanggan lama akan lebih mudah dibandingkan mencari pelanggan baru?
Jawab :
Bagi perusahaan, tentu saja lebih mudah dan lebih baik mempertahankan pelanggan lama dibandingkan dengan mencari pelanggan yang baru, karena akan menambah biaya baru lagi untuk melakukan kegiatan pemasaran.
Selain biaya yang harus dikeluarkan setiap kali untuk merekrut pelanggan baru, Menurut Barnes (2001,105) terdapat beberapa faktor tambahan berperan dalam potensi menghasilkan keuntungan dari pelanggan yang bertahan lama, ini dikarenakan :
Mereka tidak begitu sensitif pada harga, Pelanggan yang loyal lebih kecil kemungkinannya untuk mengeluh dan bahkan mereka mungkin mencapai suatu tingkatan dalam relasi dimana mereka lebih mementingkan nilai dalam menentukan kepuasan pelanggan.
Mereka lebih memaafkan, Pelanggan yang memiliki loyalitas sejati mungkin lebih memaafkan dan member kesempatan kedua bagi perusahaan untuk memperbaiki kesalahan mereka, dengan alasan tertentu.
Mereka membuat perusahaan lebih efisien, Karena jika sebuah perusahaan memiliki kesempatan untuk mengenal pelanggan dan kebutuhan mereka dengan sangat baik, dan memiliki pelanggan berbasis loyal yang kokoh maka perusahaan lebih efisien untuk menarik pelanggan baru dan melakukan aktivitas pemasaran untuk menarik masyarakat luas.
Mereka berpotensi menghasilkan keuntungan yang lebih besar, Jika pelanggan baru harus ditarik dengan tawaran harga atau diskon, pelanggan loyal memiliki potensi yang jauh lebih besar untuk menghasilkan keuntungan karena mereka lebih mungkin untuk membayar dengan harga penuh.

       2. Apa yang dimaksud touch point CRM dan analytical CRM?
     Jawab :
  • Titik Sentuh – Touch Point
Setiap perusahaan akan berinteraksi dengan seorang konsumen. Hal tersebut disebut dengan titik sentuh atau touch point. Dapatkah kita menyebutkan beberapa nama dari Titik Sentuh Konsumen atau Guest Touch Points? Bagaimana dengan Titik sentuh Pemilik atau Owner Touch Points?
Titik Sentuh / Touch Points
Apakah sudah direncanakan? Dikelola? Didokumentasikan?
Apakah setiap orang yang pertama kali berhubungan dengan konsumen telah dilatih? Lengakpilah staf organisasi dengan visi.
Berapa cara yang telah ditempuh untuk meningkatkan keefektifan dari sentuhan -touch?
Berapa cara yang telah dilakukan untuk meningkatkan jumlah sentuhan - touches?
  • Analytical CRM
Merupakan proses analisis dari data-data yang dihasilkan pada Operational CRM.
Tantangan bagi perusahaan sekarang ini adalah untuk mengerti apa yang menjadi permintaan pelanggan dan memberikan respon, secara lebih baik, mengantisipasi kebutuhan mereka. Namun, banyak perusahaan hanya berfokus untuk mengimplementasikan penggunaan CRM hanya sebatas untuk ‘mendengar’ kebutuhan dan keluhan dari pelanggan, yang pada praktisnya hanya berkonsentrasi pada komponen operational dan collaborative CRM, sehingga analisis akan pemahaman dan pengenalan terhadap pelanggan yang sebenarnya belum terjadi. Diperlukan komponen Analytical CRM untuk mengoptimalkan hubungan perusahaan dengan pelanggannya.

         3. Apa untuk implementasi CRM diharuskan memiliki touch point dan analytical CRM  secara bersama-sama?
    Jawab :
Iya diharuskan, karena sebelum perusahaan berinteraksi dengan konsumen harus mengerti apa yang menjadi permintaan pelanggan dan memberikan respon, secara lebih baik, mengantisipasi kebutuhan mereka.



5 CONTOH SITUS UNTUK MODEL E-COMMERCE




1. Procurement
yaitu menawarkan jasa dalam mengurangi cost diantaranya yang berkaitan dengan biaya penyimpanan barang(inventory cost) dan biaya administrasi (overhead).

Contoh : Website jasa penyimpanan barang agar dapat menghemat biaya penyimpanan barang (inventory cost)  termasuk juga sewa gudang dan jasa penitipan barang  adalah http://cimass.webs.com/ Kemudian ada juga http://caraka-groups.webs.com/ yang bergerak pada bidang yang sama.
2. . Lelang (Auction)
yaitu kegiatan penawaran barang dalam model lelang yang jika si penawar menawarkan harga tertinggi, maka penawar tersebut bisa mendapatkan produk yang diinginkan.

Contoh : website lelang online yang paling dikenal http://www.ebay.com/  Kemudian website lelang lainnya yang beroperasi pada sepuluh negara dan menggunakan sistem pembayaran online tersendiri, yaitu PPPay http://ebid.net/  dan yang lainnya adalah http://www.bidorbuy.co.za/ yaitu situs lelang online terbesar di Afrika Selatan

3. Value Net Integrator,
yaitu mengintegrasikan atau menyesuaikan berbagai entiti atau sumber daya yang ada di internet agar produk-produk atau jasa-jasa baru yang belum pernah ada sebelumnya dapat ditawarkan kepada padar dan calon pelanggan;

Contoh : dengan cara membuat sebuah website baik membuat sendiri, ataupun mengandalkan jasa pembuatan web seperti http://www.indomediator.com/ kemudian menawarkan produk barang atau jasa kepada pengguna internet. Dipadu dengan membuat akun media social yang sedang booming yaitu facebook, dan twitter, serta di integrasikan dengan yahoo messenger serta email untuk memudahkan seseroang menghubungi usaha kita. Tentunya juga dilengkapi dengan nomor handphone dan alamat usaha kita. Dan disertai foto-foto usaha kita.
Contohnya adalah usaha Rendang Kaleng Karissa

4. .Intermediaries,
yaitu menjadi perantara (broker) dari berbagai jenis keperluan (berdasarkan data, informasi, segemen industri, komunitas, dsb);

Contoh : berikut ini adalah perantara yang melayani kebutuhan perusahaan berupa data informasi, segmen industri, komunitas, dsb. http://www.optimaconsultant.com/ selain itu, terdapat juga http://www.portalhr.com/iklan/ sebagai penyedia jasa kebutuhan perusahaan yang bergerak di bidang yang sama
5. . Affiliate marketing,
pihak vendor menempatkan logo atau banner-nya ke dalam situs rekanan. Apabila ada konsumen yang meng-klik logo, masuk ke situs vendor, dan kemudian membeli sesuatu, maka vendor akan membayar komisi ke rekanannya. Pengaturan dimana sebuah mitra pemasaran (perusahaan, organisasi atau individu) yang merujuk konsumen pada Web Site tertentu

Contoh : iklan Indosat Liburan Pasti lebih seru dengan IM3 seru anti galau pada website www.kaskus.co.id

Beberapa Istilah Yang Berhubungan Dengan CRM

Rabu, 01 Mei 2013

NAMA : Herdiyanto P.S Gaddy
KELAS: B
NIM    : 11110076

                                           Beberapa Istilah Yang Berhubungan Dengan CRM
CRM BERBASIS WEB
Salah satu faktor utama dalam keberhasilan setiap perusahaan adalah penghubung saham dengan nya pelanggan. CRM atau Customer Relationship Management menunjuk semua fitur interaksi saham perusahaan dengan Pelanggan. Ini mencakup segala sesuatu dari penjualan ke layanan.
CRM adalah pada dasarnya strategi Bisnis yang dirancang untuk bertambah keuntungan, menghasilkan pendapatan dan memenuhi kebutuhan pelanggan dan kepuasan. Dengan e-media yang mengambil kecepatan, cara di mana perusahaan pendekatan strategi CRM mereka telah sangat berubah. Ini bahkan telah mengubah sikap pembelian konsumen. Jadi ini hari terlalu CRM telah menjadi suatu usaha berbasis web karena kebanyakan dari hubungan pelanggan ditangani secara elektronik.
Layanan CRM berbasis web lebih efektif. Layanan berbasis web CRM terutama mencakup tiga bidang layanan otomatisasi tenaga penjualan, Manajemen hubungan pelanggan dan layanan pelanggan dan pemasaran otomatis.
Sebuah Perangkat lunak CRM berbasis web adalah sistem berbasis web yang digunakan untuk kontak, manajemen pemasaran dan dukungan penjualan, pelacakan proyek dan tugas-tugas lain yang terkait dengan CRM. Perangkat lunak ini memungkinkan tim dan departemen untuk berbagi database pusat dan segar. Perangkat lunak ini memfasilitasi pengguna dengan pengelola kontak online dan alat proyek pelacakan, baik melalui web atau di dalam intranet perusahaan. Dengan bantuan perangkat lunak CRM Anda dapat melihat dan mengelola kontak, catatan pelanggan, memimpin panas, proyek dan kiri pekerjaan, dari mana saja dan dengan browser web. Selain itu tidak seperti intervensi dan harus bersaksi upgrade perangkat lunak perusahaan, upgrade ke perangkat lunak berbasis web tidak mempengaruhi operasi reguler organisasi dengan cara apapun. Karena fitur ini semakin banyak perusahaan yang didorong ke arah software ini berbasis web.
Siebel Systems Inc, HydraNet dan CRM Dorong adalah beberapa nama terkemuka di web layanan berbasis perangkat lunak. Akhir-akhir ini SAP juga diberkati pasar dengan solusi on-demand Customer Relationship Management. Sebuah CRM berbasis web memiliki banyak nama dari yang on-demand CRM adalah salah satu.
Sistem ini menyediakan agen dengan informasi paling up-to-date tentang semua transaksi Layanan pelanggan. Perangkat lunak ini menambah nilai strategis dan bisnis dari organisasi dengan penjualan mengotomatisasi, pemasaran dan layanan pelanggan. Misalnya produk SAP mengkhususkan diri dalam menyediakan tenaga penjualan inti-fitur otomatisasi untuk mengelola pelanggan, kontak dan jaringan pipa penjualan.
Perangkat lunak ini berjalan dan terus melacak lengkap data anda setelah itu didownload atau dibeli dan kemudian diinstal pada server Anda atau web-host. Biasanya perangkat lunak CRM berjalan pada semua platform yang signifikan seperti Unix, Linux, Windows, Mac OS X, Novell (6.5) dan sebagainya. Karena perangkat lunak melayani banyak tujuan pada saat yang sama, sangat mahal. Namun persaingan yang luar biasa di pasar telah memungkinkan para pencari perangkat lunak untuk latihan pilihan mereka sampai batas tertentu.
Dalam memilih perangkat lunak CRM berbasis web adalah penting bahwa pengguna harus terlebih dahulu menganalisis anggaran nya atau anggaran organisasi. Kedua juga memeriksa ekosistem mitra organisasi Anda. Sebuah user-friendly host sistem CRM, versi premis atau combo kedua harus mengikuti ini dan akhirnya mencoba untuk pergi untuk perangkat lunak yang dapat ditampung semua jenis pengguna, perusahaan ukuran dan dalam industri apapun.

ENTERPRISE INFORMATION SYSTEM
Sebuah enterprise information system umumnya adalah setiap jenis sistem komputasi pada tingkatan ” enterprise”. Artinya system ini menawarkan kualitas layanan yang tinggi, berurusan dengan volume data yang besar dan mampu mendukung operasi beberapa organisasi besar (“enterprise “).
Sistem informasi perusahaan (enterprise information system) menyediakan platform teknologi yang memungkinkan organisasi untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan proses bisnis mereka. Sebuah sistem informasi perusahaan menyediakan sistem tunggal yang merupakan pusat organisasi dan memastikan bahwa informasi yang dapat dibagi di semua tingkat fungsional dan hirarki manajemen. Sistem perusahaan membuat struktur data standar dan sangat berguna dalam menghilangkan masalah fragmentasi informasi yang disebabkan oleh banyaknya sistem informasi dalam sebuah organisasi.
Sistem informasi perusahaan akan ditempatkan dalam satu atau lebih pusat data, akan menjalankan perangkat lunak perusahaan, dan dapat mencakup aplikasi yang biasanya melintasi batas-batas organisasi seperti sistem manajemen konten(content management systems).
Hal mendasar dari EIS adalah platform teknologi yang bisa menyatukan semua informasi dari berbagai bagian menjadi satu (single) informasi secara logikal, sehingga Enterprise (perusahaan/organisasi) bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan mudah. Dalam hal ini, tidak hanya sekedar penggunaan teknologi jaringan misal LAN (local area network) sehingga antar divisi terhubung secara fisik tapi juga integrasi proses bisnis masing2 divisi. Dibutuhkan juga penyatuan semua database secara logikal, sehingga bukan hanya antar divisi tapi juga pengaksesan informasi untuk semua level di organisasi baik dari staf operasional, manajer maupun direktur.
 Contoh EIS adalah Enterprise Resource Planning (ERP), Customer Relationship Management (CRM), Supply Chain Management (SCM) dan masih banyak yang lainnya. Tantangan terbesar dalam implementasi EIS adalah tingkat kesulitannya karena sangat kompleks, membutuhkan waktu lama, biaya mahal dan belum tentu berhasil. Walaupun begitu, sekarang makin banyak pilihan untuk solusi EIS ini. Sehingga perusahaan bisa menentukan solusi mana yang paling cocok. Beberapa contoh vendor EIS misal SAP (www.sap.com), Oracle (www.oracle.com) .

PARTNER  RELATIONSHIP  MANAGEMENT
Hubungan mitra manajemen (PRM) adalah strategi bisnis untuk meningkatkan komunikasi antara perusahaan dan mitra saluran mereka. PRM berbasis web aplikasi perangkat lunak memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan dan menyederhanakan tugas-tugas administrasi dengan membuat jadwal pengiriman dan lainnya real-time informasi yang tersedia untuk semua mitra melalui Internet. Beberapa penyedia CRM telah memasukkan fitur PRM, seperti Web-enabled spreadsheet bersama melalui sebuah extranet, dalam aplikasi perangkat lunak mereka. PRM adalah sering dibandingkan dengan manajemen hubungan pelanggan (CRM) dan ada beberapa argumen atas apakah kemitraan hubungan yang kompleks saluran membuatnya perlu bagi PRM untuk menjadi entitas yang terpisah, atau hanya komponen dari CRM.
TUJUAN
            Partner Relationship Management-PRM bertujuan mendapatkan dan memelihara para minatra untuk meningkatkan penjualan dan sitribusi produk.
MANFAAT
            Manfaat utama dari manajemen hubungan mitra adalah bahwa arus semua kegiatan administrasi yang dilakukan antara mitra. Namun, juga merupakan metode yang efektif dalam berkomunikasi antara mitra dan dapat menyebabkan loyalitas mitra, siklus pasar singkat dan waktu yang lebih baik dan manajemen sumber daya.

Vendor yang mengimplementasikan solusi PRM biasanya dimotivasi oleh kebutuhan untuk mengurangi overhead keuangan dan kerepotan terkait dengan mempertahankan organisasi penjualan langsung. Mereka mengandalkan reseller daerah untuk menemukan, mendidik, dan menjual ke konsumen akhir. Tidak seperti sistem CRM, yang disesuaikan terhadap mendapatkan konsumen akhir untuk membeli dari Anda, sistem PRM difokuskan pada mendapatkan mitra untuk menjual atas nama Anda. Akibatnya, mereka biasanya menawarkan alat berbasis web self-service, informasi, dan sumber daya untuk reseller mitra. Alat sering termasuk :
•           Program Permintaan MDF
•         Pelatihan, Sertifikasi, dan Akreditasi Otomasi
•            Menangani Program Pendaftaran
•          Langsung Penjualan Pelaporan Pipeline
•         Perencanaan Bisnis Bersama
•          Program Reward dan Loyalitas
•         Content Library

COLLABORATIVE CRM
Collaborative CRM adalah seperangkat aplikasi dari pelayanan kolaborasi termasuk e-mail, e-communities, publikasi personal, dan alat lainnya yang sejenis yang dirancang untuk memfasilitasi interaksi antara para pelanggan dengan perusahaan.
Merupakan bentuk perluasan dari CRM tradisional. Collaborative CRM berkaitan dengan manajemen hubungan antara stakeholder eksternal, seperti supplier, distributor, dan reseller. Aplikasi utama dari collaborative CRM adalah enterprise portal yang berbasis pada infrastruktur ekstranet dan perangkat lunak manajemen hubungan mitra (partner relationshiop management software) yang memberikan akses kepada konsumen, reseller, dan mitra bisnis melalui internet.
Dengan collaborative CRM, perusahaan berkolaborasi dengan partner, pemasok, dan pelanggan untuk memperbaiki proses dan memenuhi kebutuhan pelanggan.
Berbeda dengan mitos dari beberapa vendor software, CRM bukanlah alat atau solusi atau jawaban cepat untuk menghadapi tantangan bisnis. CRM adalah suatu strategi yang tiada hentinya (on going) untuk melayani pelanggan semakin lebih baik lagi. Dengan demikian proses CRM harus melibatkan seluruh aktivitas di dalam usaha untuk memperlakukan setiap pelanggan sedapat mungkin secara personal di setiap departemen di dalam perusahaan

SUPPLIER RELATIONSHIP MANAGEMANT
Supplier sebagai mitra pemasok kebutuhan produk dan jasa perusahaan baik berupa raw material, finished goods, ataupun services, memiliki peranan yang penting dan strategis dalam mencapai tujuan perusahaan. Saat stabilitas dan kepastian pasokan menjadi hal yang penting disamping harga serta terms and conditions dari para supplier, maka dibutuhkan pengelolaan relasi yang baik dengan para pemasok. Jika team pembelian memahami strategi membangun relationship yang baik dan professional dengan supplier dalam lingkup kerjanya, maka problematika yang berasal dari masalah; miskomunikasi, dispute, vested interest, kualifikasi, komitmen, overlapping, hingga shortage atau over supply dapat dikoordinasikan dengan baik antara supplier dengan team pembelian, sehingga hal-hal yang kontra produktif dapat diantisipasi dan tujuan cost effective di kedua belah pihak dapat tercapai.
OBJECTIVES
1. Memahami definisi, konsep, dan proses SRM
2. Memahami model strategi SRM
3. Memahami aplikasi sistem SRM
4. Memahami batasan dalam membina relasi dengan supplier
5. Memahami bagaimana cara mengevaluasi kinerja supplier
COURSE CONTENT
1.    Supplier Relationship Management review
- Definisi SRM
- Perbedaan SRM dan konvensional relationship
- Collaborative forecasting, planning, and replenishment (CFPR)
- Strategic sourcing
- Contract management
2. Relasi dengan Supplier
- Seleksi dan Kualifikasi Supplier
- Jenis-Jenis relationship dengan supplier
- Mengelola relationship dengan supplier
- Peran user dan planner
- Peran committee pembelian
3. Aliansi strategis dengan supplier
- Persyaratan aliansi dengan supplier
- Langkah dalam membentuk aliansi strategis
- Proses implementasi strategi
- Model aliansi dengan supplier
- Risk and benefit analysis
4. Restriksi dalam SRM
- Rules and regulation
- Integrity vs. good governance
- Potensi fraud dalam SRM
- Do and Don’t dalam SRM
- Reward and punishment
- Systematic control and audit
5. Operational Procurement
- Irregular purchase
- Self services Procurement
- Services procurement
- Plan driven procurement
- VMI dan VHIT
- Endering procurement
6. SRM Collaboration
- Supplier registration
- Document and database exchange
- Order collaboration
- Collaborative replenishment
- Notification and reminder
- Koneksitas SRM dan e-Procurement
7. SRM Agreement
- Terms and Conditions
- MoU
- Outsourcing
- Leasing
- ervices Level Agreement
- Contract management
8. Supplier Performance Management
- Spend analysis Performance
- Analysis methods Performance
- Matrix based on KPI
- Supplier Competition model
- Evaluation meeting

MOBILE CRM
Menawarkan penjualan memaksa akses mobile langsung ke informasi dan data tentang klien tertentu, sejarah pesanan, dan produk dan / atau jasa dari sistem CRM yang ada akan memungkinkan perusahaan untuk secara signifikan meningkatkan pengalaman merek klien mereka.
MSTC
Kelaparan terus-menerus Konsumen 'untuk pengalaman pengguna yang lebih baik yang mendorong inovasi organisasi. Perusahaan akan memanfaatkan ponsel sebagai bagian dari proses inovasi. Tablet telah ditambahkan ke faktor bentuk yang tersedia untuk aplikasi mobile B2B dan B2C dan aplikasi bisnis dukungan juga, dalam 'ponsel' cara
tidak bisa.
Teknologi mobile yang telah memiliki dampak yang signifikan terhadap strategi CRM organisasi 'untuk penjualan, pelayanan, dan pemasaran. Dalam CRM, layanan konteks-diperkaya dapat digunakan untuk mengantisipasi kebutuhan pengguna akhir bila diperlukan di berbagai saluran, termasuk e-commerce, m-commerce, dan interaksi suara.
Ponsel CRM menawarkan spesialis penjualan akses cepat ke data yang mereka butuhkan tentang klien tertentu, segmen, tren, produk dan / atau jasa, perintah, dan informasi lain yang termasuk dalam sistem CRM perusahaan tradisional melalui perangkat mobile. Hal ini juga dapat membuat cara standar kerja, dengan built-in proses yang telah ditentukan berkaitan dengan penjualan, pemasaran dan / atau jasa, yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan produktivitas, efisiensi, dan kolaborasi.
contoh :
Handphone CRM menyediakan solusi CRM pada perangkat.Solusi biasanya mengintegrasikan ke aplikasi ERP lainnya. DBMS menyediakan penyimpanan data lokal dan sinkronisasi data (replikasi) Mekanisme replikasi bekerja melalui berbagai alat transportasi (misalnya WiFi, Bluetooth, GPRS, 3G, dll).

MORE HYBRID CRM
Enfo dan Sofigate bertindak dalam kemitraan kerjasama dalam Layanan Hybrid konsep manajemen TI. Model kerjasama memanfaatkan konsep Layanan Hybrid memperbesar model hubungan pelanggan umum Enfo dengan membawa kemampuan manajemen TI Sofigate untuk dimasukkan sebagai bagian dari paket layanan secara keseluruhan pelanggan.

Layanan Hybrid, yang disediakan bersama oleh Enfo dan Sofigate, meningkatkan kemampuan untuk pembangunan berbasis usaha jasa. Dalam layanan ini, Sofigate bertanggung jawab untuk memetakan kebutuhan bisnis pelanggan dan memanfaatkan Pelayanan yang diberikan didasarkan pada harapan pelanggan. Manajemen TI terintegrasi dengan layanan yang diberikan oleh Enfo, yang meningkatkan kelincahan dan kecepatan untuk beradaptasi dengan perubahan dalam lingkungan bisnis dari keputusan untuk implementasi.

Layanan Hybrid mencakup inovasi untuk pengembangan bisnis-driven. Elemen layanan sudah di tempat dan mereka telah terbukti dengan umpan balik yang sangat baik dari pelanggan. Layanan Hybrid adalah layanan unik karena menggabungkan pembelian dan kemampuan pengiriman ke layanan yang sama.







Model-model Bisnis dalam E-Commerce

                                                Nama : Herdiyanto P.S Gaddy
                                                Kelas : B
                                                Nim   : 11110076

                                                     Model-model Bisnis dalam E-Commerce
A.Brokerage, yaitu menawarkan jasa perantara dalam menghubungkan calon pembeli (customer) dengan pedagang (merchants).
•    Membawa pembeli dan penjual pada satu tempat yang sama dan menjadi fasilitator transaksi.
•    Model penghasilannya terutama dari biaya persen per transaksi yang terjadi.
B. Merchant
•    Model bisnis ini merupakan bentuk elektronis dari penjualan barang secara grosir maupun eceran (retail).
•    Penjualan bisa melalui harga yang ada maupun melalui lelang
C.  Community
•    Berbasiskan pada kepuasan pengunjung situs, pada beberapa kasus pengunjung merupakan penyumbang isi dan pendapatan dari situs web tersebut.
D.   Advertising
•    Merupakan pengembangan dari model broadcasting (penyiaran) tradisional.
•    Dalam hal ini yang menjadi broadcaster (penyiar) adalah situs web yang menyediakan content (isi) dan services (layanan) dikombinasikan dengan advertising message (iklan) yang terletak di banner.
•    Model penghasilannya terutama dari biaya pemasangan banner.
•    Model ini hanya bisa berjalan apabila traffic dari situs web broadcaster (penyiar) cukup besar / sering dikunjungi.
E.  Manufacturer
•    Perusahaan brick and mortar, yang sudah mempunyai basis industri sendiri, membuat web untuk beberapa tujuan :
o    Memperpendek rantai distribusi produk dengan akses langsung ke pemakai.
Meningkatkan pelayanan dan mengetahui kebutuhan pelangan secara langsung
F. Subscription
•    Pengunjung membayarkan sejumlah uang pada saat akan mengakses situs tersebut. Isi dari situs tersebut merupakan informasi yang bernilai tinggi.
•    Pengunjung dikenakan biaya berdasarkan dengan banyaknya fasilitas yang diakses pada situs web tersebut. Umumnya situs web untuk payment gateway untuk kartu kredit.
G. Infomediary
•    Data mengenai pembeli dan kebiasaan membeli mereka sangat penting, data tersebut kemudian digunakan sebagai bahan analisis.
              Hasil analisis tersebut dijual ke pihak ketiga yang memerlukan
H.   Affiliate
•    Model bisnis yang memungkin afiliasi antar situs web eCommerce untuk melakukan promosi / penjualan di Internet